Thursday, March 26, 2009

Why Should I Vote Earth?

VOTE EARTH

This year, Earth Hour has been transformed into the world’s first global election, between Earth and global warming. For the first time in history, people of all ages, nationalities, race and background have the opportunity to use their light switch as their vote – Switching off your lights is a vote for Earth, or leaving them on is a vote for global warming. WWF are urging the world to VOTE EARTH and reach the target of 1 billion votes, which will be presented to world leaders at the Global Climate Change Conference in Copenhagen 2009. This meeting will determine official government policies to take action against global warming, which will replace the Kyoto Protocol. It is the chance for the people of the world to make their voice heard.

Earth Hour began in Sydney in 2007, when 2.2 million homes and businesses switched off their lights for one hour. In 2008 the message had grown into a global sustainability movement, with 50 million people switching off their lights. Global landmarks such as the Golden Gate Bridge in San Francisco, Rome’s Colosseum, the Sydney Opera House and the Coca Cola billboard in Times Square all stood in darkness.

In 2009, Earth Hour is being taken to the next level, with the goal of 1 billion people switching off their lights as part of a global vote. Unlike any election in history, it is not about what country you’re from, but instead, what planet you’re from. VOTE EARTH is a global call to action for every individual, every business, and every community. A call to stand up and take control over the future of our planet. Over 74 countries and territories have pledged their support to VOTE EARTH during Earth Hour 2009, and this number is growing everyday.

We all have a vote, and every single vote counts. Together we can take control of the future of our planet, for future generations.

Saturday, March 28, 8:30-9:30pm.

(http://www.voteearth2009.org/why/)





1 jam lampu = 300 megawatt, cukup untuk 900 desa, mengurangi beban listrik 200 juta, mengurangi emisi CO2 284 ton, menyelamatkan 284 pohon, menghasilkan udara bersih untuk 568 manusia. If you love your planet Vote Earth by swicthing off your lights, but if you dont, just leaving them on and welcome global warming ;)

Wednesday, March 25, 2009

Plegmatis, lagi!

Biasa, insomnia, jadi ngisi kuis di Facebook. Lagi-lagi kuis ini tentang kepribadian, and once again the result is plegmatis. Ok, mari kita lihat arti plegmatis di kuis ini.

Plegmatis

Phlegmatik (Phlegmatic) - Cairan phlegma - Lambat - “Cinta Damai”. Kelompok ini tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, sekalipun ia sendiri tidak suka. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. Jika timbul masalah atau pertengkaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya tidak terus berkepanjangan.
--> heu...gw bangeud!

Kaum phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah para pendengar yang berkerumun itu orang-orang phlegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sang Sanguinis.
--> like I said, gw suka mendengar cerita orang-orang, berasa dibacain buku cerita ;)

Kadang sedikit serba salah berurusan dengan para phlegmatis ini. Phlegmatis memiliki sifat alamiah pendamai. Ia biasanya menghidari kekerasan.
--> betul skali!

Karena itu jugalah ia adalah orang yang mudah diajak bergaul, ramah, dan menyenangkan. Ia adalah tipe orang yang bisa membuat sekelompok orang tertawa terbahak-bahak oleh humor-humor keringnya, tetapi ia sendiri tidak tertawa.
--> masa sih?

Ia adalah pribadi yang konsisten, tenang, dan jarang sekali terpengaruh dengan lingkungannya. Inilah yang membuatnya hampir-hampir tidak pernah terlihat gelisah.
--> hmmmmm...

Di balik pribadinya yang dingin dan malu-malu, sesungguhnya ia memiliki kemampuan untuk dapat lebih merasakan emosi yang terkandung pada sesuatu.
--> maksudnya, indigo? hiyyyyy...

Karena sifatnya yang menyukai kedamaian dan tidak menyukai pertikaian, ia cenderung menarik diri dari segala macam keterlibatan. Hal inilah yang sering kali menghambatnya untuk menunjukkan kemampuannya secara total. Sering kali mereka hanya menggunakan 30%-50% dari kemampuan mereka. (by Joseph http://cybersurferzone.blogspot.com)
--> heuheu, yg ini juga bener banget!

udah dua kali nih, ngisi kuis dan hasilnya plegmatis. Ntar klo ketiga kali di kuis yang berbeda dan hasilnya tetep sama, mungkin gw emang seorang plegmatis. Eh, jawaban sama tiga kali dapet payung cantik ga? ;)

Tuesday, March 24, 2009

Ngotot

Gw kurang ngotot..
Pembimbing gw yang bilang begitu. Mungkin karena dia melihat progres gw yang begitu lambat. Satu semester gw habiskan dengan bingung. Klo gw mau ngotot, mungkin gw udah lulus sekarang.

Gw kurang ngotot..
Gw cenderung menerima apa adanya. Mereka bilang gw harus nunggu ya gw nunggu. Orang bilang gw ga mesti begini ya gw turutin juga. Tapi akibatnya, hati gw yang cape, fisik gw jadi ikutan cape. Gw terjebak, dan tidak berniat untuk keluar. Gw terlalu takut untuk ngotot. Takut akan resiko yang tidak bisa gw terima.

Gw harus ngotot..
Demi kebaikan gw sendiri. Gw ga bisa selamanya berdiam diri, pretend that everything's ok but for real, it's never gonna be ok. Gw juga ga bisa terus-terusan melarikan diri dari setiap masalah yang ada. Klo gitu terus keenakan dong si masalah? Masa dia menang terus? Gw juga mau menang!

Gw harus ngotot..
Udah terlihat hasilnya sekarang. Satu per satu, gw temukan jalan keluarnya. Satu per satu beban gw lepas. Hati gw lega. Pikiran gw jadi lebih terbuka. Ternyata ngotot itu enak ya? Mungkin gw harus lebih sering ngotot! Hahahahahaha..



(Posted using mobile phone)

Saturday, March 21, 2009

Lega

Lega..
Bisa bertemu internet lagi di laptop. Seharian kan internetan di hape, cuma liat e-mail sama buka blog orang. Mayan lah, buat bacaan di kala tidak ada kerjaan.

Lega..
Hari ini berakhir juga tanpa bete. Abis hari jumat kemaren bete seharian. Sampe sabtu siang tadi juga masi bete. Bawaannya kesel. Ada yang salah dikit pengennya marah. Udah kaya cewe yang lagi pms ato ibu-ibu hamil gitu. Parah lah. Kayanya akumulasi dari sebelum-sebelumnya deh! Numpuk!

Lega..
Hari ini ketemu si pacar, hehe. Seharian bersamanya! Yayyyy! Bete-nya jadi ilang deh! Horeee! It's all because of him, siluman air dingin, klo gw ketemu dia jadi segar kembali. Hihihihihihihihihi..

Lega..
Bisa curhat juga, walau merasa ga beres. Abis bingung mau mulai cerita dari mana, bingung juga mau cerita apa. Banyak yang mau diceritain sih. Tapi mudah-mudahan dia nangkep intinya. Haaaah, kebiasaan gw mulai lagi, ga bisa curhat secara lisan. Heu... Btw, thank you, hun! Thanks for listening. Feel much better now. Maafkan daku banyak mengeluh..heuheu.. Wuvyasowmuachbeib!

Lega..
Bisa Facebooking lagi, setelah seharian dilarang Facebooking sama si pacar. Hahahahahahahahaha... Bukan dilarang sih, tapi kami bikin perjanjian gitu: Saturday is no Facebook day. Gw ga boleh buka Faceebok, dan dia juga sama. Hihihihihii..and not bad lah, 17 jam gw ga Facebooking. Tangan udah gatel pengen buka Facebook, apdet status, liat notifications, komen di status orang, nengok pets, maen Rock Legends...tapi semua itu ditahan, demi perjanjian sama si pacar, hehe. Oia, barusan niy buka, 27 notifications + 2 messages inbox. Wew..tapi sudahlah, tak kuat lagi buka Facebook, mata sudah mengantuk, badan sudah lelah. Gw hanya sanggup menulis blog ini saja.



Sometimes the system goes on the blink and the whole thing turns out wrong. You might not make it back and you know that you could be well that strong... and I'm not wrong. [Bad Day - Daniel Powter]

Thursday, March 19, 2009

Kebiasaan Buruk

Malem ini seharusnya gw lagi lieur-lieurnya ngerjain tesis.

Kenapa?
Karena biasanya besok pagi gw bimbingan.

Kenapa?
Karena dosennya cuma punya besok.

Tapi gw lagi ga lieur ngerjain tesis sekarang.

Kenapa?
Karena besok gw ga jadi bimbingan.

Kenapa?
Karena gw gada waktu buat nyelesein tesis malem ini juga.

Kenapa?
Karena gw mau nyelesein tugas kantor yang amat sangat urgent.

Jadi, malem ini seharusnya gw lagi lieur ngerjain sesuatu yang baru saja dikasi tadi sore ketika gw mau pulang.

Kenapa?
Karena buat besok pagi.

Kenapa?
Karena cuma pagi-pagi gw punya waktu ke kantor. Siangnya gw ada kelas di ITENAS.

Tapi gw lagi ga lieur ngerjain kerjaan gw itu.

Kenapa?
Karena gw lagi Facebooking dan nulis blog ga penting ini.

Kenapa?
Karena gw ga nemuin filenya, padahal gw yakin ada.

Kenapa?
Gw ga ngerti dari tadi gw cari di seluruh harddisk gada sama sekali.

Kenapa?
Ada sih laporan Kerja Praktek punya senior gw tapi gw juga ga menemukannya.

Kenapa?
Harusnya ada di kamar tapi dasar kamar penghilang, saat butuh malah ilang di kamar.

Jadi gimana atuh?
Gw mau selesein tulisan ini, diposting, dan kembali Facebooking.

Kebiasaan buruk.

Dari dulu.

*stress mode ON and ON and OOOOON*

Tuesday, March 17, 2009

What type of personality do you have?

Bright and Cheerful

You are always cheerful and charming. You never get too serious with people when they're around, but when you are alone, you think carefully about what they have said. That's because you don't want anyone to see you being too somber. Your personality means you have a lot of friends and you are often the center of attention. Many people who fall into this category become artists and movie stars, perhaps fame could be yours in the future as well.



http://www.quizbox.com/personality/test79.aspx

What's your personality love style?

You desire a love that will last forever. You are quite serious about finding this type of love, and that's why you think carefully about the men that you meet before deciding whether you could really love them. You don't just develop a crush on someone overnight: you look at a person's personality and other aspects of their life before deciding to form an attachment. If a guy doesn't meet your expectations, you would rather be alone. Your love has to be perfect. Be careful though, you could be missing out on some worthy relationships because your standards are so high.

http://www.quizbox.com/personality/test80.aspx?q=b